Motta Akui Kepelatihan Guardiola Sangat Luar Biasa

Eks gelandang Barcelona, Thiago Motta akui kepelatihan Guardiola menakjubkan dan dirinya menyatakan bahwa sebagai pelatih panutannya. Dan dirinya memujinya sebagai raja sepakbola modern dengan taktik yang sangat bagus.

Guardiola mengawal karir kepelatihannya di tim Barcelona B. Kemudian mulai tahun 2008 dirinya mengambil alih skuad senior Blaugrana. Sejak saat itu, Guardiola menunjukan taringnya sebagai salah satu pelatih paling top di dunia. Bersama Lionel Messi cs ia berhasil meraih banyak trofi juara.

Polesan tangan dinginnya juga terlihat saat dirinya berkarir di Jerman bersama Bayern Munchen. Dimana dirinya sudah mempersembahkan berbagai trofi. Tidak berhenti sampai situ. Tercatat usai resmi menangani Manchester City dirinya sudah mempersembahkan gelar trofi Liga Inggris dan musim ini dirinya berpeluang berikan gelar lagi untuk City.

Motta Akui Kepelatihan Guardiola Bagus dan Berikut ini Pujiannya.

Motta-Akui-Kepelatihan-Guardiola-Sangat-Luar-Biasa-1Kagum

Motta sendiri sudah pensiun sebagai pemain sejak Mei 2018 lalu. Sekarang dirinya sedang merintis karir sebagi pelatih. Dan Motta akui kepelatihan Guardiola luar biasa. Bahkan pria asal Brasil itu kini sekarang sebagai pelatih junior PSG.

Eks pemain timnas Italia tersebut lantas ditanya terkait siapa pelatih yang di anggapnya sebagai yang terbaik di dunia sekarang ini. “Guardiola. Ya dia adalah raja dari sepakbola modern. Tetapi saya juga mengagumi sosok Zinedine Zidane.”Kata Thiago Motta kepada media

Pelatih Terbaik

Motta akui kepelatihan Guardiola memang bagus dan sangat mengesankan. Namun selama aktif bermain, Motta telah memperkuat sejumlah klub top Eropa. Seperti Barcelona, Inter Milan dan juga PSG. Dia tentu saja juga sudah merasakan polesan banyak pelatih top. Namun menurutnya di antara semua sosok, dia menyebut Carlo Ancelotti sebagai yang terbaik.

“Anceotti adalah yang terbaik yang pernah saya miliki. Dia tahu cara bermain sepakbola yang mengesankan dan mengatur ruang ganti dengan sempurna. Dia tahu bagaimana mempersiapkan pertandingan dan mengatur juga psikologi dan hubungan antara manusia. Carlo itu Unik. Dimana dia memenangkan rasa hormat semua orang dengan menjadi normal.”tutup Motta kepada media setempat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *